Kultur Sekolah
Peran Kultur Sekolah Dalam Membentuk Prestasi Siswa
Sekolah adalah lembaga pendidikan yang menjadi wadah dan proses pendidikan yang berlangsung, memiliki sistem yang kompleks dan dinamis dalam perkembangan masyarakat yang semakin maju. Sekolah sebagai pusat Pendidikan formal lahir dan berkembang dari pemikiran efisiensi dan
efektifitas dalam memberikan pendidikan kepada warga, selain itu sekolah harus antisipatif dalam prosesnya pertumbuhan dari sekarang ke masa depan dengan nilai-nilai, visi,misi dan strategi serta program yang jelas. Ingat sekolah adalah sebuah institusi, tidak lepas dari peran yang
melekat pada lembaga pendidikan.
Sekolah adalah suatu sistem yang terdiri dari berbagai unsur yang membentuk satu kesatuan yang utuh. Ada berbagai macam
sistem sosial yang berkembang dari sekelompok individu yang saling berinteraksi
berinteraksi, saling mempengaruhi dan dipengaruhi oleh lingkungan sekitar
sehingga membentuk perilaku baik atau buruk sebagai akibat dari hubungan tersebut
individu dengan individu dan dengan lingkungan sekolah sebagai tempat berlangsungnya proses pendidikan memiliki kebiasaan-kebiasaan yang telah diterapkan sejak dahulu kala untuk mendidik siswa. Kapan adat, prosedur dan norma sekolah telah diterapkan sejak dulu untuk keberlangsungan proses pendidikan di sekolah dalam perkembangan saat ini, yang nantinya akan menjadi budaya
sekolah (budaya sekolah).
Budaya sekolah adalah sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dari sekolah karena itu adalah sesuatu yang dapat menjelaskan,
menggambarkan, dan mengidentifikasi tentang sekolah baik nyata atau tidak nyata. Misalnya, menjelaskan tujuan, visi dan
misi pembangunan sekolah. berhubungan dengan sekolah,budaya atau budaya mengacu pada proses pewarisan nilai-nilai budaya dimiliki oleh sekelompok orang.
Konsep budaya menurut Deal dan Peterson memiliki sejarah panjang mengeksplorasi perilaku manusia dalam kelompok. Kata budaya (culture) sendiri secara umum mengacu pada kumpulan nilai, sikap, keyakinan, dan norma bersama, baik yang eksplisit maupun implisit. Sekolah sebagai bagian dari budaya nasional berfungsi untuk menghidupkan kembali budaya bangsa dan memadukannya dengan budaya yang ada di sekolah. Setiap sekolah memiliki budaya yang berbeda sesuai dengan budayanya yang telah tertanam dalam ritual sejarah dan tradisi serta pengalaman sekolah. Sekolah yang memiliki budaya yang baik akan mendapat apresiasi dari masyarakat. Branding image dalam memasarkan sekolah unggulan dan berkualitas menjadi modal untuk menarik minat masyarakat. Dengan citra ini, sekolah-sekolah tersebut akan mendapat pengakuan dari masyarakat. Sehingga para orang tua tidak akan ragu untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah pilihan yang telah mendapatkan kepercayaan ini. Budaya sekolah mendukung terciptanya motivasi berprestasi bagi siswa di sekolah. Sebagai sasaran dan objek dalam dunia pendidikan, peserta didik diberi kesempatan yang sama untuk mengasah bakat, minat, keterampilan, dan pengetahuan yang diperolehnya selama di sekolah. Setiap siswa membawa budaya sendiri dari sekolah sebelumnya dan harus disesuaikan dengan budaya sekolah yang baru. Untuk menciptakan budaya berprestasi agar siswa tertarik dan mau terlibat dalam peningkatan mutu sekolah, komponen sekolah yang telah sepakat untuk memajukan budaya sekolah yang baik harus bekerja keras untuk membangkitkan semangat berprestasi bagi siswa. Terutama kepala sekolah dan guru yang berinteraksi langsung dengan orang tua dan siswa di sekolah dalam membangun semangat dan mendukung keputusan siswa untuk menggali kemampuannya. Sehingga perlu adanya pembinaan dan kerjasama antara siswa, guru dan orang tua agar memperoleh hasil yang membanggakan.
Komentar
Posting Komentar