Manajemen kelas
Manajemen kelas merupakan kegiatan-kegiatan yang diupayakan oleh seorang guru untuk menciptakan situasi kelas yang kondusif dalam rangka pencapaian tujuan pembelajaran yang maksimal. Kegiatan ini merupakan suatu usaha yang sengaja dilakukan oleh guru supaya pembelajaran dapat berjalan efektif sehingga memungkinkan siswa untuk mengembangkan kemampuan semaksimal mungkin dan membentuk perilaku berbudaya. Manajemen kelas adalah segala usaha yang diarahkan untuk mewujudkan suasana belajar mengajar ang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan. Dengan kata lain manjemen kelas merupakan usaha secara sadar untuk mengatur kegiatan proses belajar mengajar secara sistematis.
Elemen-elemen yang perlu diperhatikan dalam manajemen kelas:
1.Elemen yang bisa di observasi
*penggunaan ruangan kelas
*penggunaan waktu
*aktivitas belajar mengajar
*interaksi/komunikasi suasana
*fasilitas kelas
2. Elemen-elemen tersembunyi
*faktor individual kognitif dan afektif)
*faktor kelompok
*faktor pergaulan luas, budaya dan lain-lain
3. Elemen-elemen inti:
*waktu dan tempat (time and space)
*engagement (afektif domain)
*partisipasi
Tujuan Manajemen Kelas:
*Mewujudkan situasi dan kondisi kelas yang memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan kemampuan
*Menghilangkan berbagai kendala yang menghambat terwujudnya interaksi pembelajaran
*Menyediakan dan mengatur fasilitas yang mendukung dan memungkinkan belajar sesuai dengan lingkungan sosial, emosional, dan intelek siswa dalam belajar
*Membina dan membimbing siswa sesuai dengan latar belakang sosial, ekonomi, budaya, serta sifat-sifat individualnya.
*Kegiatan manajemen kelas meliputi dua kegiatan yang secara garis besar terdiri dari:
a. Pengaturan orang (siswa)
Penempatan siswa dalam kelas sesuai dengan potensi intelektual dan perkembangan emosionalnya. Siswa diberi kesempatan untuk memperoleh posisi dalam belajar yang sesuai dengan minat dan keinginannya.
b. Pengaturan fasilitas
Fasilitas kelas harus dapat memenuhi dan mendukung interaksi yang terjadi sehingga harmonisasi kehidupan kelas dapat berlangsung dengan baik dari permulaan masa kegiatan belajar sampai akhir masa belajar mengajar.
Permasalahan-permasalahan dalam manajemen kelas:
a. Masalah yang disebabkan oleh guru
*guru membiarkan peserta didik berbuat salah
*guru lebih mementingkan materi daripada peserta didik
*guru kurang menghargai peserta didik
*guru kurang memiliki rasa humor
*guru mempermalukan siswa
*guru gagal menjelaskan tujuan pelajaran pada siswa
*guru tidak memahami perbedaan individu
*guru berbicara tidak jelas
*guru memberi tugas yang terlalu berat dan kompleks
*guru tidak memberikan umpan balik terhadap siswa
b. Masalah yang disebabkan oleh peserta didik
*siswa yang terlalu mencari perhatian
*siswa yang sakit
*siswa yang tidak mengerjakan pekerjaan rumah
*siswa yang pesimis daan kurang motivasi belajar
c. Masalah yang disebabkan oleh lingkungan
*lingkungan rumah/keluarga
*lingkungan tempat tinggal
*lingkungan sekolah
*situasi sekolah
Langkah-langkah pemecahan masalah manajemen kelas:
a. Langkah pencegahan:
1. Peningkatan kesadaran diri sebagai seorang guru.
2. Peningkatan kesadaran peserta didik
3. Guru bersikap tulus
4. Guru harus mengenal alternative pengelolaan
5. Guru menciptkaan kontak sosial dengan peserta didik
b. Langkah penyembuhan (kuratif)
1. Mengidentifikasi masalah
2. Menganalisis masalah
3. Menilai alternative pemecahan masalah
4. Mendapatkan balikan
Selain langakah-langkah di atas, pemecahan masalah manajemen kelas menurut Maman Surachman (1999:2016-227) adalah sebagai berikut:
a. Pengenalan siswa
Pengenaln yang baik terhadap siswa dan pengetahuan mengenai latar belakang mereka akan membuat guru bisa memahami dan mengaambil langkah yang tepaat dalam manajemen kelas
b. Melakukan tindakan korektif
Guru dituntut untuk berbuat sesuatu setepat mungkin dalam kelas
c. Melakukan tindakan penyembuhan
Kegiatan penyembuhan dapat dimulai dengan pertemuan langsung dengan siswa sehingga bisa tercipta kontrak individual antara guru dan siswa untuk sama sama memperbaiki diri.
Keberhasilan guru melaksanakan kegiatan pembelajaran tidak hanya menuntut kemampuan menguasai materi pelajaran, strategi dan metode pembelajaran. Tetapi guru melaksanakan tugas profesionalnya dituntut kemampuan lainnya yaitu menyediakan atau menciptakan situasi dan kondisi belajar mengajar bisa terlaksana dengan baik sesuai perencanaan dan mencapai tujuan sesuai yang dikehendaki. Pengelolaan kelas adalah ketrampilan guru menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal dan mengembalikannya manakala terjadi hal-hal yang dapat mengganggu suasana pembelajaran.Kondisi kelas yang kondusif dan menyenangkan dapat terwujud apabila guru mampu mengatur suasana pembelajaran mengkondisikan siswa untuk belajar dan memanfaatkan sarana pengajaran serta dapat mengendalikan dalam suasana yang menyenangkan untuk mencapai tujuan pelajaran. Selain itu untuk menjalin hubungan antara siswa dengan siswa, guru dengan siswa dubutuhkan alat-alat dan implementasi yang disediakan secara kultural seperti perpustakaan dan internet.
Sebelum mengetahui lebih jauh apa itu manajemen kelas, disini akan dibahas terlebih dahulu istilah manajemen dan manajemen pendidikan, yang mana manajemen kelas adalah suatu unsur yang terdapat dalam manajemen pendidikan. Kata manajemen awalnya banyak dipahami silabus.web.id di dunia bisnis komersial. Sedangkan di dunia pendidikan sendiri lebih dikenal dengan istilah administrasi. Oleh karena itu, di lingkungan intstitusi pendidikan sangat populer dengan istilah administrasi sekolah, administrasi pendidikan, dan administrasi kelas. Apabila dilihat dari proses kerja atau fungsi organisasinya, administrasi dan manajemen memiliki makna yang sama, dan kata manajemen pun semakin populer disemua bidang baik dibidang bisnis, pemerintah maupun pendidikan.
Kebutuhan terhadap manajemen kelas bukan hanya karena kebutuhan akan efektivitas dan efisiensi proses pembelajaran melalui pengoptimalan fungsi kelas, akan tetapi manajemen kelas merupakan respon terhadap semakin meningkatnya tuntutan kualitas pendidikan yang dimulai dari ruang kelas. Di ruang kelas, guru dituntut untuk mampu menghasilkan peserta didik yang utuh, sesuai dengan fungsi pendidikan, yaitu mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, silabus.web.id mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Manajemen kelas juga merupakan sebagai kemampuan guru dalam mendayagunakan kelas, karena dengan demikian guru yang trampil adalah guru yang mampu mengimplementasikan fungsi-fungsi manajemen dalam berbagai program kegiatan yang ada di kelas.
Di dalam manajemen pendidikan itu sendiri terdapat beberapa ruang lingkup dan unsur-unsur di dalamnya. Di antaranya adalah manajemen siswa, manajemen kurikulum, manajemen personil, manajemen sarana dan prasarana, manajemen humas pendidikan, manajemen kelas, dan lain sebagainya. Dengan demikian manajemen kelas tidak bisa terlepas dari pembahasan manajemen pendidikan.
Komentar
Posting Komentar